Site icon Conservation news

India menjadi pembeli minyak kelapa terbesar

India mengalahkan Cina sebagai pembeli minyak kelapa terbesar di dunia pada tahun 2009, tulis Bloomberg.



Berdasarkan angka-angka dari Solvent Extractors’ Association di India, kelompok prosesor berbasis di Mumbai, India mengimpor 7 juta metrik ton minyak kelapa pada tahun 2009. Cina mengimpor 6,4 juta ton tahun lalu.



B.V Mehta, direktur eksekutif dari asosiasi, mengatakan bahwa kenaikan tersebut berkaitan dengan naiknya permintaan akan makanan yang telah diproses dan kondisi kekeringan, yang mengurangi produksi domestik minyak sayur.




Data impor minyak kelapa dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (United States Department of Agriculture / USDA) Foreign Agricultural Service. USDA menggunakan dasar “tahun pemasaran) daripada tahun kalender, karenanya berbeda dengan angka-angka yang tercantum di artikel.

“India menambah sebanyak 20 juta orang, atau sebanding dengan sebuah Australia, ke dalam populasinya setiap tahun,” ujar Mehta pada Bloomberg dalam sebuah interview. “Itu yang menggerakkan permintaan, bersamaan dengan kenaikna pendapatan perkapita.”



Minyak kelapa adalah bibit minyak dengan hasil tertinggi di dunia yang ditanam dalam skala komersial.



Indonesia adalah produsen minyak kelapa terbesar, diikuti oleh Malaysia.



Sebagai importir minyak kelapa, India dan Cina diikuti oleh Pakistan, Bangladesh, Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat.



Ekspansi perkebunan kelapa sawit terhubung dengan penggundulan hutan dan penyakit lingkungan lainnya. Sejak 1990 lebih dari separuh pertumbuhan perkebunan telah terjadi dengan mengorbankan hutan.