Site icon Conservation news

Raksasa Swiss perintahkan penyelidikan pada pemasok minyak kelapa terbesarnya

Migros, rantai supermarket terbesar di Swiss, akan mengajukan pengaduan resmi kepada Grup IOI Malaysia setelah pengembang minyak kelapa mereka terkait dengan pembabatan hutan ilegal dan pelanggaran batas lahan penduduk asli, menurut laporan Bruno Manser Fund.



Migros mengatakan mereka akan meminta peraturan IOI untuk diselidiki oleh Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), badan sertifikasi yang menetapkan standar untuk produksi minyak kelapa yang lebih ramah lingkungan. IOI adalah pemasok terbesar minyak kelapa untuk Migros.



“Masalah ini harus diselidiki. Jika pelanggaran ini ternyata benar maka, menurut Migros, hukuman harus dikenakan pada kesalahan perusahaan,” ujar perusahaan Swiss tersebut dalam sebuah pernyataan. “Jika penjelasan yang diberikan tidak memuaskan, Migros akan mengambi aksi yang dibutuhkan dan memberikan konsekuensi yang sepatutnya.”



Pembabatan hutan di Sarawak oleh IOI. Foto milik Bruno Manser Fund

Sementara menghentikan pasokan sebagai boikot atas minyak kelapa, rantai supermarket tersebut mengatakan akan memeriksa “semua kemungkinan untuk mengganti minyak kelapa jika ini akan membawa manfaat dalam hal sosial, lingkungan hidup, dan kesehatan.”



Migros adalah anggota pendiri RSPO, yang melibatkan produsen, pedagang, pembeli minyak kelapa, dan juga LSM.



Peringatan dari Migros muncul setelah Unilever, Kraft, dan Nestle, di antara lainnya memutuskan hubungan dengan pemasok minyak kelapa setelah pengungkapan atas pengelolaan lingkungan yang buruk.